SEPTEMBER DAN SEGENAP LUKANYA

Halo, KM FEMA!

September Hitam adalah bulan kesedihan. Setidaknya ketika kita bercermin pada banyak peristiwa tidak manusiawi dan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi bulan ini. Selama ini negara gagal menyelesaikan kasus secara adil dengan mengutamakan prinsip HAM yang melindungi harkat dan martabat korban. Meski mekanisme yudisial sudah ada dalam kasus Munir dan Tanjung Priok, negara tetap tidak bisa mengungkap kebenaran dan memberi korban akses ke upaya hukum.

Berikut beberapa pengingat peristiwa kelam HAM di bulan september.

7 September 2004

Munir, aktivis HAM yang dibunuh diracun di udara dalam perjala-nannya dari Jakarta ke Amsterdam.

24-28 September 1999

Kasus Semanggi II, menentang RUU dan tuntutan mencabut dwi fungsi ABRI

Tanjung Priok

Bergejolak pada 12 September 1984 adalah bentuk kerusuhan besar dengan aksi pelanggaran HAM berat pada masa pemerintahan Orde Baru.

Reformasi Dikorupsi

  • Aksi nasional dimulai sejak 23 September 2019
  • Aksi dipicu oleh penerbitan ber bagai undang undang maupun rancangan Undang Undang kontroversial yang bermasalah oleh Pemerintah dan DPR

Tragedi 1965-1966

Lebih dari dua juta orang mengalami penangkapan sewenang-wenang, penahanan tanpa proses hukum, penyiksaan, perkosaan, kekerasan seksual, kerja paksa, pembunuhan, penghilangan paksa, wajib lapor dll.

BEM FEMA IPB

Portal Website BEM FEMA IPB Narahubung : (Lutfi Arifudin) linktr.ee : linktr.ee/bemfema Twitter @bemfemaipb | IG @bemfema OA Line BEM FEMA @nhw4871i LinkedIn : BEM FEMA IPB

Tinggalkan Balasan