KAFE: Kebijakan Game Online

0

KAFE atau Kumpul Asyik FEMA merupakan salah satu program kerja yang diadakan oleh Departemen Kajian dan Strategis BEM FEMA Kabinet Terasa Manis. Program yang diadakan setiap bulan ini merupakan kegiatan yang berupa diskusi terkait suatu topic yang ditentukan oleh pengurus Kastrat dan kemudian dibahas bersama dengan mahasiswa fakultas ekologi manusia. Sabtu, 28 Februari 2015 merupakan KAFE pertama yang diadakan oleh Departemen Kastrat BEM FEMA. Kegiatan yang mengundang dari perwakilan LK FEMA lain ini dihadiri oleh 30 orang mahasiswa baik itu mahasiswa umum ataupun pengurus BEM FEMA itu sendiri. Adapun topic yang dibahas pada KAFE pertama tersebut adalah efek da kebijakan dari game online. Kegiatan di mulai pukul 19.00 WIB. Dengan suasana santai, dan bertempat di Rumah makan Indomen yang tepatnya terletak di Babakan Raya 5, diskusi yang dipmpin oleh salah satu staff Departemen Kastrat ini berlangsung dengan baik dan lancar. Hal ini dilihat dari antusias peserta diskusi dalam mengungkapkan pendapat serta pengalamnnya tentang game online. Berbagai argumentasi pun bermunculan, mulai dari pro hingga kontra.

Berawal dari pembahasan dampak positif dan negative, keseruan memuncak ketika diskusi mengarah pada kebijakan tentang game online tersebut. Mahasiswa tertarik ketika sang moderator menyebutkan isu kebijakan pemerintah yang akan menjadikan game online atau game pc menjadi suatu cabang olahraga dan lembaganya akan diakui secara hukum. Seolah tak mau kalah pemilik Warung Indomen pun juga memberikan sumbangsih pendapat terkait hal itu. Karena kebetulan sang pemilik warung tersebut ialah alumni IPB dari Departemen Ilmu Komputer.

Selama kurang lebih 1 jam diskusi berjalan dengan baik. Banyak mahasiswa yang berani berpendapat dan memberikan argumentasinya. Pada pukul 20.45 WIB, moderator mengakhiri diskusi dan menutup dengan kesimpulan. Game online memang sampai saat ini masih menjadi pro dan kontra dalam masyarakat, karena ia memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa dikatakan hampri seimbang, tinggal bagaimana sang gamers dapat melihat potensi dan kekuatan dari game online tersebut untuk meningkatkan kapasitas atau kualitas hidupnya. Jika hal tersebut tidak bisa dilakukan, baiknya seorang gamers menjaga intensitasnya dalam bermain

karena dapat menyebabkan kecanduan serta menyebabkan ancaman lainnya. Bijak dalam menggunakan segala teknologi, itulah sebenarnya yang diperlukan. Penting rasanya untuk menganalisis SWOT (kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman) untuk mengambil keputusan yang berdampak pada diri kita sendiri. Dengan begitu, keamanan dan kenyamanan pun akan kita rasakan.

Untuk mengasah kekritisan mahasiswa, kita tidak hanya harus mendiskusikan sesuatu hal yang berat atau isu-isu taktis saja, namun, terkadang hal tersebut dapat tercapai melalui topik-topik yang ringan, berkaitan dengan kehidupan serta pengalaman sehari-hari sehingga mudah dipahami juga dicerna.

Salam Aspirasi!

HIDUP MAHASISWA !!!

Share.

About Author

Website resmi BEM Fakultas Ekologi Manusia IPB | SMS Center 0896-6006-4072 / Ali Mahmudin 0896-3641-7567 |Twitter/IG: @bemfema | Path: BEM FEMA IPB

Leave A Reply